Batam, [GT] – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Indra Sakti, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Sabtu (21/3/2026).
Daerah ini dikenal sebagai salah satu wilayah terluar Indonesia dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia.
Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dari berbagai kelurahan di Belakang Padang telah memadati lapangan dan masjid untuk menunaikan Shalat Eid.
Dengan latar hamparan laut dan garis cakrawala yang mengarah ke wilayah perbatasan internasional, momen takbir menggema menghadirkan nuansa religius sekaligus nasionalisme yang kuat.
Camat Belakangpadang Hanafi dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Ia menegaskan bahwa semangat Hari Raya tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan spiritual, tetapi juga sebagai momentum mempererat persatuan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Belakangpadang merupakan garda terdepan Indonesia. Di sini, kami tidak hanya menjaga tradisi dan nilai keagamaan, tetapi juga meneguhkan rasa cinta tanah air di tengah kedekatan geografis dengan negara lain,” ujarnya.
Pelaksanaan Shalat Eid juga diisi dengan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, toleransi, serta meningkatkan kepedulian sosial pasca bulan suci Ramadan. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga selesai.
Menariknya, posisi geografis Belakang Padang yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadikan perayaan Idul Fitri di wilayah ini memiliki nuansa tersendiri.
Dari beberapa titik, bahkan terlihat aktivitas kapal-kapal yang melintas di jalur internasional, menjadi pengingat bahwa masyarakat setempat hidup berdampingan dengan dinamika lintas negara.
Tokoh masyarakat setempat juga mengungkapkan bahwa meski berada di wilayah terluar, semangat kebersamaan dan religiusitas warga tetap terjaga dengan kuat. Tradisi saling bersilaturahmi usai Shalat Id pun masih menjadi budaya yang terus dilestarikan.
Dengan pengamanan dari aparat setempat serta dukungan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Belakang Padang berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Momen ini sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa semangat Idul Fitri tetap bergema hingga ke pelosok negeri, menjaga identitas dan kedaulatan bangsa di perbatasan negara.(Nca)



























