Jakarta, [GT] – Belgia membuka perjalanan mereka di UEFA Nations League A 2026-27 dengan hasil meyakinkan. The Red Devils sukses mengalahkan Italia 2-0 di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/26) dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa semakin istimewa bagi Charles De Ketelaere karena Belgia mampu meraih tiga poin di markas Italia, salah satu stadion yang dikenal sulit bagi tim tamu.
Belgia langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tinggi yang diterapkan pasukan Mark van Bommel membuat Italia kesulitan mengembangkan permainan.
Pada menit ke-20, Mika Godts berhasil memecah kebuntuan. Menerima umpan dari Kevin De Bruyne, Godts kemudian menaklukkan Gianluigi Donnarumma untuk membawa Belgia unggul 1-0.
Belgia terus menjaga intensitas permainan hingga babak pertama berakhir. De Ketelaere menilai timnya tampil sangat baik pada 45 menit pertama.
Italia kemudian mencoba bangkit selepas turun minum dan memberikan tekanan lebih besar. Namun, Belgia mampu menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi situasi tersebut.
Dodi Lukebakio akhirnya menggandakan keunggulan Belgia pada babak kedua. Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan selesai dan memastikan debut Mark van Bommel sebagai pelatih Belgia berakhir dengan kemenangan.
Bagi De Ketelaere, hasil tersebut bukan sekadar kemenangan biasa. Menurutnya, mampu menaklukkan Italia di kandangnya memberikan kepuasan tersendiri.
“Kami menampilkan performa yang sangat baik. Selalu menyenangkan bisa menang di stadion yang sulit menghadapi tim kuat,” ujar De Ketelaere kepada RAI.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Belgia untuk melanjutkan kiprah di UEFA Nations League 2026-27. Sementara itu, Italia harus mengevaluasi penampilan mereka setelah gagal memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.(Ola)






















