Ngaku Trauma Insiden Penjarahan, Uya Kuya Kini Bakal Kejar Terduga Pelaku Hoaks soal Kepemilikan 750 Dapur MBG

Menyoroti sayembara yang digelar artis sekaligus pejabat DPR RI, Uya Kuya terkait pencarian terduga pelaku hoax ihwal kepemilikan 750 dapur MBG. (Instagram.com/@king_uyakuya)
Share

Nasional, [GT] – Artis sekaligus pejabat DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya menggelar sayembara untuk menemukan terduga pemilik akun yang memfitnah dirinya memiliki 750 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelumnya, Polda Metro Jaya, menerima pelaporan Uya Kuya ihwal adanya isu hoaks terkait kepemilikan 750 dapur MBG yang mengarah padanya.

Advertisement

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Sabtu, 18 April 2026 lalu.

Dalam laporan tersebut, terdapat sejumlah akun yang disebut mengunggah foto Uya Kuya yang diedit dan diberi narasi memiliki 750 dapur MBG.

Kini, Uya menyiapkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah bagi masyarakat yang berhasil menemukan pelaku.

“Saya bikin sayembara ya, kita bantu juga aparat penegak hukum,” kata Uya Kuya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 21 April 2026.

“Kalau ada yang bisa memberitahu dan memberikan data yang akurat, lengkap. Hubungi saya, kalau terbukti saya kasih uang,” tegasnya.

Lantas, apa sebenarnya alasan di balik sayembara yang digelar Uya Kuya tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

Siapkan Hadiah Rp1 Juta

Dalam kesempatan yang sama, Uya menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk membantu polisi mengungkap pemilik akun tersebut.

Pejabat DPR dari Fraksi PAN itu akan memberi hadiah uang sebesar Rp1 juta bagi pihak yang memberikan data pemilik akun penebar fitnahnya.

“Rp1 juta masing-masing. Nah, kalau memang tepat ya, benar ya,” jelas Uya Kuya.

Trauma Insiden Penjarahan

Di sisi lain, Uya Kuya mengaku bingung dengan sejumlah hoaks yang menyasar dirinya.

Ia mengaku trauma dengan insiden penjarahan yang menimpa rumahnya pada Agustus 2025 lalu.

Uya menilai, insiden itu terjadi lantaran beredar hoaks menyangkut dirinya.

“Akhirnya waktu Agustus kemarin saya belajar dari pengalaman, beredarnya ribuan video hoaks dari video-video lama saya yang dijahit,” terang Uya.

“Dikasih tambahan tulisan-tulisan dulu apa Rp6 juta per bulan, apa segala macam,” tambahnya.

Uya Kuya: Saya Tak Mau Tinggal Diam

Dengan nada tegas, Uya Kuya meyakinkan publik terkait keseriusannya mengusut terduga pelaku hoaks itu, agar insiden penjarahan tidak terulang kembali.

“Itu kan bukan omongan saya, saya enggak pernah ngomong begitu. Tapi itu diproduksi secara masif dan orang percaya itu saya,” tegas Uya.

“Jadi sekarang saya enggak mau tinggal diam lagi. Mau enggak mau saya laporkan,” tambahnya.

Perihal itu, Uya juga mengaku telah melaporkan sejumlah akun baik pada platform X, Threads, hingga Instagram.

“Iya, saya laporkan ke Polda Metro Jaya di tim cyber Polda Metro Jaya pada Sabtu malam kemarin,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *