DAERAH  

Pengangguran Tinggi, Sektor Industri Tak Bisa Serap Pekerja Lokal di Kepri

Share

Bintan, [GT] – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 74.780 orang, dari total 1.078.170 angkatan kerja. Dalam grafik, lulusan SMK mencatatkan angka pengangguran tertinggi.

Kepala Disnakertrans Provinsi Kepri, Mangara Simarmata, mengakui tingkat pengangguran terbilang tinggi. Tapi, pihaknya memiliki program pemagangan kepada calon pekerja lokal supaya dapat bersaing di dunia industri dalam negeri.

Advertisement

“Program ini digagas sebagai salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran di Kepulauan Riau yang pada Februari 2024 tercatat sebesar 6,94 persen dari usia produktif,” katanya, dalam keterangan tertulis, Jumat (4/10/24).

Mangara menjelaskan, program pemagangan pertama dimulai dari PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), dengan menggunakan APBD Provinsi Kepri. Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Program pemagangan ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di PT BAI, sekaligus memberikan pengalaman praktis di lapangan bagi para pencari kerja. Para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat dari perusahaan dan difasilitasi untuk mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan,” ujarnya.

Mangara menambahkan, sebanyak 30 peserta yang lukis seleksi juga akan mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk uang saku, makan siang, BPJS Ketenagakerjaan, seragam, dan perlengkapan kerja.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari, menyoroti bahwa dari 676 pelamar, hanya 30 yang diterima dalam program magang ini.

β€œIni menunjukkan bahwa masih banyak pencari kerja di luar sana yang belum mendapatkan kesempatan magang di PT BAI. Ke depan, kegiatan seperti ini harus ditingkatkan,” harap Dewi.

PT BAI diperkirakan akan membutuhkan sekitar 20.000 tenaga kerja, sementara saat ini baru sekitar 700 orang yang dipekerjakan. Hal ini menunjukkan adanya peluang besar bagi masyarakat Provinsi Kepri untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di masa mendatang.(Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *