Ramai Isu Reshuffle Kabinet Anyar Presiden Prabowo: dari Kode Seskab Teddy hingga Nama-nama yang Beredar

Mengintip nama-nama pejabat yang diisukan masuk dalam perombakan atau reshuffle kabinet baru Presiden RI, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)
Share

Jakarta, [GT]- Sebagian publik di Tanah Air, tengah ramai memperbincangkan isu perombakan atau reshuffle kabinet yang mencuat belakangan ini.

Sebelumnya, pihak Istana Kepresidenan telah buka suara usai ramainya isu terkait Presiden RI, Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet.

Advertisement

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Teddy Indra Wijaya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

“Tunggu saja,” jawab Teddy singkat.

Terkini, isu reshuffle kabinet itu semakin santer dikabarkan akan digelar pada hari ini, Senin, 27 April 2026.

Terkait wacana tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham menilai langkah reshuffle harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kinerja pemerintahan.

Idrus menyebut, hal itu termasuk mengganti menteri yang dinilai tidak produktif.

“Menteri-menteri yang tidak produktif harus diganti, siapapun dia,” kata Idrus kepada awak media di Jakarta, pada hari yang sama.

Reshuffle Jadi Energi Baru?

Idrus menyoroti, isu reshuffle tidak dapat dianggap hanya sebagai pergantian figur pejabat pemerintahan semata.

Petinggi Golkar itu menuturkan, reshuffle merupakan instrumen penting dalam sistem pemerintahan presidensial untuk memastikan efektivitas kabinet dalam menjalankan agenda negara.

Idrus menilai, persoalan utama yang dihadapi pemerintahan saat ini bukan terletak pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, melainkan pada implementasi kebijakan di tingkat kementerian.

“Tidaklah bijaksana apabila secara serta-merta muncul suara-suara yang meminta presiden turun,” terang Idrus.

“Masalahnya bukan pada presiden, tetapi pada pembantu-pembantunya,” tambahnya.

Idrus menjelaskan, reshuffle yang tepat dapat menjadi energi baru bagi pemerintahan dalam menyesuaikan strategi menghadapi dinamika ekonomi, sosial, dan politik yang terus berkembang.

Berkaca dari hal itu, kini beredar juga nama-nama tokoh yang diisukan masuk daftar reshuffle kabinet kali ini.

Lantas, siapa saja yang masuk radar Presiden Prabowo dalam isu penggantian kabinet RI? Berikut nama-nama yang beredar.

Eks KSAD Dudung hingga Jumhur Hidayat

Berdasarkan informasi yang beredar, salah satu nama tokoh di antaranya, yakni Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.

Dudung diisukan bakal menjadi menjadi Kantor Staf Presiden (KSP) menggantikan Muhammad Qodari.

Terkait hal itu, Qodari diisukan akan menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menggantikan Angga Raka Prabowo.

Selanjutnya, terdapat nama Mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding diisukan bakal menjadi Kepala Badan Karantina Nasional menggantikan Sahat Manaor Panggabean.

Adapun, mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi yang diisukan akan menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Terakhir, mencuat nama Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat diisukan menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menggantikan Mukhtaruddin.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *