Liburan Akhir Pekan di Batam, Menyusuri Pesona Bandar Dunia Madani

Share

Batam [GT] – Menyebut nama Kota Batam, Kepulauan Riau yang terletak di perbatasan Indonesia dan Singapura, bukan hanya tentang kawasan industri dan pelabuhan internasional.

GARTTA
Suasana Sei Jodoh Batam dari atas.(GRTT/Nug)

Kota ini juga menawarkan pesona wisata yang menarik bagi para pelancong, terutama di akhir pekan. Dengan julukan “Bandar Dunia Madani”, Batam semakin memantapkan diri sebagai kota yang modern namun tetap sarat budaya.

Advertisement

Baca : Banyak WNA Over Stay di Batam, Imigrasi Gencarkan Operasi Gabungan Wira Waspada

Akhir pekan lalu, ratusan wisatawan domestik dan mancanegara terlihat memenuhi sejumlah titik wisata di Batam. Salah satu tujuan utama adalah Jembatan Barelang, ikon kota yang menghubungkan pulau-pulau kecil di sekitar Batam. Dari atas jembatan ini, pengunjung bisa menikmati panorama laut yang luas dan memukau.

Suasana Jembatan I Barelang dari atas.(GRTT/Nug)

Tak jauh dari sana, Pantai Tanjung Pinggir menjadi lokasi favorit untuk menyaksikan matahari terbenam dengan latar gedung-gedung tinggi Singapura yang terlihat dari kejauhan.

“Sensasinya unik, seperti liburan ke luar negeri tapi tetap di Indonesia,” ujar Issak, wisatawan asal Balikpapan, Kalimantan.

Baca : Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Keamanan Untuk Mendorong Pariwisata Berkelanjutan

Wisata belanja juga menjadi daya tarik tersendiri. Pusat perbelanjaan seperti Nagoya Hill Mall, BCS dan Grand Batam Mall selalu ramai dikunjungi. Barang-barang impor dengan harga terjangkau menjadi incaran, mulai dari kosmetik, pakaian, hingga makanan ringan.

Bagi pencinta kuliner, Batam menawarkan beragam hidangan khas laut. Golden Prawn di kawasan Bengkong, misalnya, menyajikan aneka seafood segar seperti gong-gong, kepiting saus padang, dan udang bakar yang menggoda selera.

Selain wisata alam dan belanja, Batam juga menawarkan destinasi rohani seperti Maha Vihara Duta Maitreya, salah satu vihara Buddha terbesar di Indonesia. Suasana damai dan arsitektur megahnya membuat tempat ini menjadi destinasi spiritual sekaligus spot fotografi menarik.

Baca : Wisata Pulau Belakangpadang, Dari Sejarah dan Mitos Hingga Kulineri di Perbatasan Negara

Ada juga Masjid Ceng Ho yang berada di kawasan Bengkong, Batam, mengingatkan kita pada sejarah penyebaran agama islam oleh warga keturunan Tionghoa di Indonesia.

GARTTA
Masjid Ceng Hoo yang berada di Bengkong, Batam, Kepri.(GRTT/Nug)

Tak lengkap rasanya pulang dari Batam tanpa membawa oleh-oleh khas seperti kue lapis Batam atau keripik gong-gong. Dengan infrastruktur yang terus berkembang dan aksesibilitas yang mudah, Batam menjadi pilihan tepat untuk liburan singkat namun berkesan.

Baca : Destinasi Wisata Bahari di Kota Batam Yang Wajib Dikunjungi Saat Akhir Pekan

“Batam itu komplit. Mau belanja bisa, makan enak bisa, healing juga bisa. Apalagi cuma sejam dari Singapura. Worth it banget untuk akhir pekan,” kata pemangku kebijakan setempat.

Dengan segala kelebihannya, tak heran Batam terus tumbuh menjadi destinasi wisata favorit di kawasan barat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *