Liburan Eksotis ke Tanjung Puting, Melihat Orangutan dengan Budget Ramah Kantong

Orang utan di Taman Nasional Tanjung Puting.(Tripadvisor)
Share

Batam, [GT] – Di jantung Pulau Kalimantan, tersembunyi sebuah destinasi wisata alam yang tak hanya eksotis tetapi juga penuh petualangan. Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin merasakan pengalaman berbeda.

Orang utan di Taman Nasional Tanjung Puting.(Tripadvisor)

Tempat ini tawarkan menjelajah hutan tropis sambil melihat orangutan di habitat aslinya. Lokasi Taman Nasional ini juga menjadi favorite tujuan turis mancanegara, terlihat dari isi pesawat tujuan Bandara Pangkalan Bun.

Advertisement

Perjalanan menuju kawasan ini biasanya dimulai dari Pangkalan Bun, kota kecil yang menjadi pintu gerbang wisata Tanjung Puting. Dari sana, wisatawan melanjutkan perjalanan ke Kumai, pelabuhan tradisional tempat perahu kayu khas Kalimantan dikenal sebagai klotok bersandar.

Wisatawan ke Tanjung Puting tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalteng.(GRTT/Nug)

Naik klotok menyusuri sungai menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Perlahan kapal bergerak di sepanjang Sungai Sekonyer, membelah hutan hujan tropis yang masih alami. Dari atas kapal, wisatawan dapat menyaksikan berbagai satwa liar seperti bekantan, burung enggang, hingga buaya yang sesekali muncul di tepian sungai.

Destinasi paling ikonik di kawasan ini adalah Camp Leakey, pusat penelitian orangutan yang telah dikenal dunia sejak puluhan tahun lalu. Di lokasi ini, wisatawan bisa melihat langsung orangutan turun dari pepohonan saat waktu pemberian makan tiba. Momen tersebut sering menjadi pengalaman yang paling ditunggu oleh para pengunjung.

Suasana sungai di Taman Nasional Tanjung Puting.(GRTT/Nug)

Selain Camp Leakey, ada pula Pondok Tanggui dan Tanjung Harapan yang juga menjadi lokasi favorit untuk menyaksikan aktivitas orangutan serta menikmati trekking ringan di hutan tropis.

Yang menarik, wisata ke Tanjung Puting tidak selalu harus mahal. Saat ini banyak operator wisata yang menawarkan paket open trip dengan harga lebih terjangkau karena biaya kapal dan perjalanan dibagi dengan beberapa peserta. Dengan konsep ini, wisatawan tetap bisa merasakan pengalaman petualangan di tengah hutan Kalimantan tanpa harus menguras kantong.

Wisatawan ke Tanjung Puting tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalteng.(GRTT/Nug)

Di malam hari, suasana Sungai Sekonyer menghadirkan pengalaman yang tak kalah memikat. Dari atas klotok, wisatawan dapat menikmati langit penuh bintang, suara alam hutan tropis, hingga pemandangan kunang-kunang yang berkelap-kelip di tepian sungai.

Perpaduan antara petualangan alam, keindahan hutan tropis, serta kesempatan melihat orangutan secara langsung menjadikan Tanjung Puting sebagai salah satu destinasi wisata alam paling eksotis di Indonesia.

Suuasana Pangkalan Bun, Kutai, Kalteng.(GRTT/Nug)

Bagi para pecinta traveling dan gaya hidup petualang, Tanjung Puting bukan sekadar tempat liburan, tetapi pengalaman langka yang sulit ditemukan di destinasi lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *