Aceh, [GT] – Musibah banjir masih mengepung Lhoksukon, Aceh Utara. Meskipun debit air sudah berangsur surut, namun akses perjalanan darat masih belum bisa dilalui, Minggu (30/11/25).
Kapal Negara SAR PURWOREJO 101 dan 54 Personil beserta Alut SAR yang diperbantukan dalam rangka Penguatan Operasi SAR Bencana Alam di Provinsi Aceh telah tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhokseumawe pada Minggu, 30 November 2025 pukul 06.00 WIB dengan lama perjalanan dari batam 54 Jam.
Setibanya di pelabuhan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang langsung melaksanakan koordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKS) Aceh, Pemerintah Kota Lhokseumawe, serta Satgas SAR Lhokseumawe. Koordinasi ini dilakukan untuk menyelaraskan langkah-langkah operasi, strategi penanganan, serta pemetaan wilayah terdampak banjir.
Selanjutnya, tim segera melakukan observasi kondisi aktual pada beberapa titik di Kota Lhokseumawe yang terdampak banjir. Observasi ini bertujuan untuk memastikan efektivitas pengerahan personel, peralatan, serta menentukan prioritas lokasi yang membutuhkan penanganan segera.
Operasi SAR ini merupakan bentuk komitmen Basarnas dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan terpadu dalam setiap situasi kedaruratan, khususnya bencana banjir yang melanda wilayah Aceh.(*)



























