Oknum Polisi Terlibat Perdaran Etomidate di Karimun, Ratusan Cartridge Asal Malaysia Disita

Oknum polisi Briptu JO terlibat vape etomidate di Karimun.(Ist_)
Share

Karimun, [GT] – Seorang anggota Polri berpangkat Briptu berinisial JO menjadi sorotan setelah diamankan petugas Bea Cukai Kepulauan Riau di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun.

Oknum polisi tersebut diduga terlibat dalam upaya penyelundupan puluhan cartridge vape yang mengandung zat Etomidate dari Johor, Malaysia.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sesaat setelah JO tiba dari Malaysia melalui jalur pelabuhan internasional. Petugas Bea Cukai yang melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kedatangan mencurigai gerak-gerik pelaku saat melewati area pemeriksaan.

Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penggeledahan lebih mendalam. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah cartridge vape yang disembunyikan di beberapa bagian tubuh pelaku.

“Barang bukti ditemukan di saku celana, celana dalam hingga kaos kaki yang dikenakan pelaku,” ungkap sumber yang mengetahui penanganan kasus tersebut.

Dari tangan JO, petugas mengamankan sedikitnya 50 cartridge vape berbagai merek yang diduga mengandung Etomidate. Rinciannya terdiri dari 30 cartridge merek Wang Lai, 20 cartridge merek Thug, serta dua cartridge bekas pakai.

Selain itu, petugas turut menyita satu unit perangkat pod vape, paspor, boarding pass, telepon genggam, dan sejumlah barang pribadi lainnya yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Usai diamankan, kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Karimun guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Penyidik saat ini tengah mendalami asal-usul barang, jalur distribusi, hingga kemungkinan keterlibatan jaringan penyelundupan vape liquid Etomidate lintas negara yang beroperasi di wilayah perbatasan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan anggota kepolisian aktif. Di sisi lain, peredaran vape liquid yang diduga mengandung Etomidate belakangan semakin marak terungkap di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di daerah perbatasan yang memiliki akses langsung ke negara tetangga.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Karimun, Yunita Stevani, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus maupun status hukum Briptu JO.

Penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik masuknya vape liquid Etomidate ke wilayah Indonesia melalui jalur perbatasan Kepulauan Riau.(Ped)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *