Batam, [GT] – Entah apa yang merasuki Rivaldo hingga diduga nekat lompat dari Jembatan I Barelang Batam, Senin (11/8/25). Pihak Kepolisian yang menerima laporan tersebut, segera berkoordinasi dengan Pos SAR Batam untuk pencarian dan evakuasi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung bergerak menuju lokasi, usai mendapat laporan dari saksi Ahmad yang melihat insiden tersebut.
Baca : Tim SAR Gabungan Evakuasi Mayat Terapung di Perbatasan Indonesia – Singapura
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Fazlli memgatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02:00 WIB dini hari. Bardasarkan laporan seorang laki-laki atas nama Rivaldo Rahul Septiawan (23), warga Sei Beduk, Kota Batam terlihat terjun dari atas jembatan.
“Saksi melapokan bahwa dia melihat seorang laki-laki tidak dikenal melompat dari jembatan Barelang. Polisi juga menemukan dompet beserta beberapa kartu identitas milik korban, dan 1 buah sepeda motor Honda Beat,” katanya, dalam keterangan tertulis.
Tim Rescue Pos SAR Batam berjumlah 6 orang bergerak menuju ke LKK menggunakan Rescue Car D-Max dan 1 set perahu karet. Selain 1 set perahu karet, terdapat 1 unit drone thermal, peralatan SAR selam, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta kantong mayat menuju lokasi.
Baca : Alam Lompat di Jembatan 4 Barelang Tinggalkan Sepeda Motor, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi
Personil Pos SAR Batam tiba di lokasi pada pukul 09:00 WIB dan langsung melaksanakan koordinasi bersama dengan pihak terkait. Pencarian dibagi menjadi 3 SRU. SRU 1 menggunakan perahu karet Basarnas, SRU 2 menggunakan RIB milik Polair Polda Kepri, dan SRU 3 menggunakan speedboat milik KPLP KP.544. Tim juga menggunakan drone thermal untuk memaksimalkan pencarian terhadap korban.
“Pencarian sempat tertunda akibat cuaca buruk yang melanda LKK. Hujan lebat disertai angin menyebabkan jarak pandang menjadi terbatas,” ujarnya.
Baca : Basarnas Menyisir Perairan Berakit Cari Korban Terjatuh Dari Kapal
Pencarian hingga pukul 18:30 WIB, untuk mencari korban atas nama Rivaldo dilaksanakan dengan hasil nihil. Pencarian dilanjutkan dengan pemantauan dan evaluasi, serta perencanaan untuk operasi hari kedua. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada hari Selasa, 12 Agustus 2025 pukul 07:00 WIB.(*)

























