Jakarta, [GT] – Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) tengah menjadi topik panas di media sosial usai beredarnya video ciuman dengan pasangan sesama jenisnya di selasar perpustakaan.
Video tersebut beredar pada Selasa, 2 Juni 2026 dan kembali ramai saat pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama dengan kampus menggelar sidang terbuka pada hari yang sama.
Proses sidang terbuka pun turut disiarkan secara live oleh sejumlah akun TikTok.
Dalam video yang beredar, mahasiswa PNJ berinisial ARM (19) sedang duduk di selasar yang disebut-sebut adalah bangunan perpustakaan dengan AW (20).
Aksi keduanya kemudian direkam dari balik pintu kaca oleh mahasiswa lain yang berada di ruangan.
Video lainnya kemudian menunjukkan dua mahasiswa tersebut diinterogasi oleh beberapa mahasiswa lainnya sebelum disidang oleh petinggi kampus.
Berbeda dengan ARM, saat diinterogasi oleh mahasiswa, AW mengaku bahwa dirinya bukan salah satu mahasiswa PNJ.
Mengaku Baru Kenal di X, Bertemu untuk Explore Kampus PNJ
Saat disidang secara terbuka di Taman Olahraga kampus, ARM mengaku bahwa mereka berkenalan dan berhubungan intens di Twitter, yang kini menjadi X.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya pun tak tahu AW akan menemuinya di kampus dan berencana untuk berkeliling area tersebut.
“Dia yang hanya ingin mencari makan, saya kasih rekomendasi makan yang kemudian tiba-tiba dia ada di sini tanpa sepengetahuan saya, tiba-tiba mengirim foto lagi ada di sini,” ucap ARM dalam video yang diunggah oleh akun X @lambepaklurah pada Rabu, 3 Juni 2026 dini hari.
“Sehingga ya udah, kita jadi ketemunya di sini dan dia ada rencana ingin explore kampus karena dia tidak berkuliah,” lanjutnya.
ARM mengaku bahwa mereka berencana untuk memulai berkeliling kampus dari perpustakaan, sampai video tersebut akhirnya viral dengan lokasi tersebut.
Ayah Mahasiswa PNJ: Malu dan Bersujud Minta Maaf
Ayah dari ARM ikut hadir saat sidang kampus setelah pulang bekerja, mengungkapkan dirinya selalu mengantar anaknya ke stasiun untuk berkuliah.
“Saya mengantarnya dengan kebanggaan dan hari ini benar-benar malu, kampus yang begitu membanggakan menjadi tidak bermakna karena kelakuan anak saya ini,” ucap ayah ARM.
“Jadi, kalau pihak kampus mau memberhentikan dia, mau drop out (DO) dia, jangan takut, kembalikan pada kami,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia meminta maaf kepada kampus dan para mahasiswa sambil bersujud.
PNJ Pastikan Tindak Tegas
Sementara itu, Humas PNJ, Dhika, pun telah membenarkan kejadian tersebut terjadi di area kampus dan pimpinan sedang menyiapkan sanksi.
“Pimpinan PNJ sudah menetapkan tindakan tegas dan paling maksimal diberhentikan sesuai peraturan pendidikan dan kode etik mahasiswa PNJ untuk yang bersangkutan,” ujar Dhika.
Langkah tersebut juga merupakan tuntutan dari para mahasiswa agar kampus bertindak tegas dan hal serupa tidak terulang lagi.(*)



























