Jakarta, [GT] – Juventus kembali membuat pendukungnya kecewa usai gagal meraih kemenangan saat menjamu Hellas Verona dalam lanjutan Serie A 2026. Bermain di kandang sendiri, Allianz Stadium, Minggu (3/5/2026) malam WIB, Bianconeri hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Verona yang sudah dipastikan terdegradasi.
Baca : Herdman Resmi Rilis Pemain Sementara Timnas Indonesia Untuk FIFA Series 2026
Hasil ini terasa sangat menyakitkan bagi Juventus. Pasalnya, mereka sebenarnya punya peluang emas untuk memperbaiki posisi di klasemen setelah rival mereka, AC Milan, tumbang dari Sassuolo beberapa jam sebelumnya. Namun kesempatan itu justru terbuang sia-sia.
Sejak awal laga, banyak pengamat memprediksi Juventus bakal menang mudah. Verona datang tanpa tekanan karena nasib mereka sudah dipastikan turun kasta ke Serie B. Tapi kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik.
Publik Turin dibuat terdiam setelah Kieron Bowie sukses mencetak gol pembuka untuk Hellas Verona. Pertahanan Juventus terlihat lengah dan gagal mengantisipasi serangan cepat tim tamu.
Baca : Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Juventus baru bisa bangkit di babak kedua setelah Dusan Vlahovic masuk dari bangku cadangan. Striker asal Serbia itu menjadi penyelamat lewat tendangan bebas cantik yang gagal dihentikan kiper Verona. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menyelamatkan Juventus dari kekalahan memalukan di kandang sendiri.
Meski terhindar dari hasil buruk, satu poin tetap dianggap sebagai kegagalan besar. Apalagi persaingan perebutan tiket Liga Champions musim depan semakin ketat.
Pelatih Luciano Spalletti tampak sangat kecewa usai pertandingan. Ekspresi frustrasi terlihat jelas saat dirinya memberikan komentar kepada media. Ia menilai anak asuhnya kehilangan fokus di momen krusial yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak posisi di papan atas Serie A.
Baca : Arsenal Tergusur Dari Puncak Klasmen, Arteta: Kami Masih Punya Peluang
Hasil imbang ini membuat tekanan terhadap Juventus semakin besar menjelang akhir musim. Jika terus kehilangan poin melawan tim papan bawah, mimpi tampil di Liga Champions musim depan bisa berubah menjadi bencana besar bagi raksasa Turin tersebut.(Ola)






















