Sebanyak 57 Penerbangan di Batam Terdampak Abu Vulkanik, 19 Flight Rute Jakarta Dibatalkan

GARTTA
Suasana Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepri.(GRTT/Nug)
Share

Batam, [GT] – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat ada 57 penerbangan dengan sekitar 7.947 orang penumpang dalam rencana jadwal penerbangan, Senin (7/9/26).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 penerbangan merupakan rute domestik dan empat penerbangan internasional.

Advertisement

DDirektur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi mengatakan, dampak abu vulkanik har ini menyebabkan 19 penerbangan rute Jakarta tidak dapat beroperasi, dengan total sekitar 2.462 penumpang terdampak.

“Rinciannya terdiri dari sembilan penerbangan kedatangan dan 10 penerbangan keberangkatan,” terangnya.

Sementara itu, sebanyak 38 penerbangan lainnya dengan sekitar 5.485 penumpang masih beroperasi normal. Penerbangan tersebut melayani sejumlah rute, di antaranya Kuala Lumpur untuk penerbangan internasional, serta Kualanamu, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan sejumlah rute lainnya.

“Untuk penerbangan rute Jakarta atau Cengkareng yang terdampak, tercatat Super Air Jet sebanyak enam penerbangan, Citilink delapan penerbangan, Batik Air tiga penerbangan, dan Garuda Indonesia dua penerbangan,” katanya, saat pres rilis di Batam.

Pihak bandara menyampaikan kondisi penerbangan masih terus dipantau seiring dampak abu vulkanik yang memengaruhi operasional penerbangan dari dan menuju Batam.

“Penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan diimbau untuk berkoordinasi langsung dengan customer service atau counter masing-masing maskapai di area keberangkatan,” ujarnya.

Terkait reschedule maupun perubahan rute, Annang memastikan pihak bandara menyerahkan kebijakan tersebut kepada masing-masing maskapai. Penumpang dapat dijadwalkan kembali untuk penerbangan ke Jakarta pada hari berikutnya atau dialihkan ke rute lain, sepanjang masih tersedia kursi dan sesuai dengan kebijakan maskapai.

Otoritas Bandara Batam juga masih memantau perkembangan kondisi penerbangan dari dan ke Jakarta. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, Bandara Soekarno-Hatta masih ditutup hingga pukul 18.00 WIB akibat dampak abu vulkanik.

“Biasanya satu atau dua jam sebelum pukul 18.00 WIB akan dilakukan pengecekan kembali untuk melihat apakah masih terdeteksi abu vulkanik atau tidak,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak Bandara Hang Nadim belum dapat memastikan apakah penerbangan Jakarta akan kembali dibuka atau penutupan diperpanjang. Pembaruan informasi akan disampaikan setelah hasil pemantauan terbaru diterima.(Nca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *