Jakarta, [GT] – Tim medis menyatakan kondisi kesehatannya pelaku peledakan SMAN 72 Jakarta membaik. Setelah keluar dari perawatan medis, ia langsung dititipkan ke rumah aman.
“ABH sudah keluar dari rumah sakit. Di titip di rumah aman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Sabtu (29/11/25).
Dia mengatakan, penempatan pelaku peledakan di rumah aman merupakan hasil koordinasi antara kepolisian dengan Dinas Sosial, KPAI, Bapas, UPT P3A dan Apsifor. Rapat koordinasi digelar pada Jumat (28/11/2025) kemarin.
Berdasarkan hasil rapat, pelaku peledakanSecara fisik kondisinya dinyatakan stabil, namun penyidik belum dapat meminta keterangan. Kondisi psikisnya masih membutuhkan pendampingan dan observasi lanjutan.
“Masih dilakukan penanganan psikis oleh dokter psikologis. Kita akan berupaya koordinasi dengan beberapa komponen termasuk BAPAS, Dinsos, KPAI, UPT P3A untuk mencari waktu yang tepat saat kita mulai menggali meminta keterangan kepada ABH,” ujar dia.
Budi menerangkan, proses pemeriksaan terikat klausul wajib dalam berita acara, yakni kondisi sehat jasmani dan rohani sebelum dapat dimintai keterangan.
Di sisi lain, pasien yang masih dirawat akibat ledakan tersisa 2 orang. Mereka tersebar di dua rumah sakit. Harapannya, pasien-pasien tersebut sudah bisa kembali.
“Masih 2 orang. Satu di RS Yarsi dan satu di RSCM,” tandas dia.(*)
Sumber : liputan6.com



























