Usai Pimpin Sidang PTDH Anggota, Dirlantas Polda Kepri Dimutasi ke Papua

GARTTA
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto saat memberi pengarahan pada personil.(Ist)
Share

Batam, [GT] – Setelah memimpin sidang Kode Etik (KKEP) dengan memutuskan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dua anggota Ditresnarkoba yang terlibat kasus, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto dimutasi ke Polda Papua.

Kombes Tri Yulianto telah dua tahun lebih memimpin Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri. Sejumlah program dan capaian telah dilaksanakan dengan sesuai prosedur. Meski ada sedikit pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Ditlantas, namun masih dalam katagori toleransi.

Advertisement

Sidang yang dipimpin KBP Tri Yulianto adalah pelanggaran disiplin dengan agenda putusan kasus permintaan uang damai terhadap pengguna narkoba kembali digelar di Gedung Sidang Disiplin dan KKEP, Mapolda Kepri, tiga pekan lalu.

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Tri Yulianto, Ketua Majelis Kode Etik dari Ditlantas Polda Kepri, bersama dengan anggota majelis, Kombes Yudi Wiratama dari TIK dan Kombes Joko Adi dari Direktorat Samaptha Polda Kepri.

Dalam sidang tersebut, dua anggota dari Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri dijatuhi hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), yakni Ipda AB dan Bripol AM. Sedangkan tujuh anggota lainnya mendapatkan putusan demosi.

Ketujuh anggota tersebut antara lain Ipda YA, Ipda MTH, Bripka DH, Bripka WR, Bripka RC, Brigpol RN, dan Briptu AP.

Dalam keterangan tertulis, Kamis (13/3/25), Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, bahwa alih tugas atau mutasi jabatan merupakan proses yang biasa terjadi dan pasti terjadi dilingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karier.

Lalu, kata Dia, ada promosi yang dimana akan menambahkan pengalaman tugas tour of duty dan tour of area. Selain itu, mutasi pejabat baru dapat mendorong peningkatan kinerja yang lebih baik. Harapan ini sejalan dengan implementasi 10 Perintah Kerja (Commander Wish Kapolda Kepri) yang mencakup berbagai aspek strategis.

“Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, berharap dengan adanya mutasi pejabat baru dapat mendorong peningkatan kinerja yang lebih baik,” tutupnya.(Nug)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *