Modus Penangkapan Berujung Pemerasan Diduga Oknum Aparat, Kabid Propam: Benar, Masih Pendalaman

GARTTA
Kabid Propam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Y saat ditemui di Batam.(GRTT/Nug)
Share

Batam, [GT] – Sebuah ketenangan rumah di kawasan Botania I, Batam Kota, berubah jadi arena intimidasi bagi BJ dan istrinya, Sabtu (16/10/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Pemilik rumah dikabarkan digerebek sejumlah orang tanpa seragam yang mengaku dari pemberantasan narkotika.

Korban pemilik rumah dituduh menyimpan narkoba, pelaku juga meminta sejumlah uang untuk damai. Seingatnya ada 6 orang, lima di antaranya berbadan tegap dengan potongan cepak dan satunya seperti warga sipil karena tak pakai identitas.

Advertisement

Belakangan satu oknum diketahui berinisial THS, berpangkat Iptu dari Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri. Tanpa surat tugas, para pelaku yang akhirnya diketahui sebagai oknum anggota TNI langsung mengancam BJ lantaran dituduh menyimpan narkoba dalam rumahnya.

Ironisnya, penggerebekan itu terungkap sebagai penindakan fiktif yang disertai pemerasan dan kekerasan. Akibatnya, BJ dan sang istri mengalami trauma mendalam. Ia pun melapor ke Denpom 1/6 Batam dan berencana menuntut keadilan ke Propam Polda Kepri.

Untuk menghilangkan jejak kejahatanya, kawanan ini juga memaksa BJ menghapus rekaman CCTV rumah. “Dengan ancaman kami disuruh menghapus rekaman Kamera CCTV di rumah saya,” katanya, pada awak media di Batam.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Markas Polisi Militer Denpom 1/6 Batam untuk menindaklanjuti dugaan oknum anggota TNI. Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri KBP Eddwi Y membenarkan insiden itu dan satu diantaranya merupakan anggota Polda Kepri berinisial THS. Kasusnya kata dia, tengan dilakukan pendalaman.

“Benar, anggota kita. Lagi pendalaman untuk pembuktian, langkapnya nanti Kabid Humas sampaikan,” singkatnya, saat dihubungi, Senin (3/11/25).

Apabila terbukti, peristiwa ini terus menjadi sorotan publik lantaran dengan gamblang menunjukkan betapa mudahnya seragam disalahgunakan bukan untuk melindungi melainkan menakuti masyarakat.(Nca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *