Batam, [GT] – Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Adenanta Putra, merasa sangat emosional karena gagal menyegel gelar juara Asia Road Racing Championship (ARRC) SS600 2025. Ia kecewa, gelar yang sudah di depan mata sirna karena terjatuh pada lap terakhir.
Adenanta mengawali Race 2 Seri 6 alias seri terakhir ARRC 2025 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada Minggu (7/12/25), dengan percaya diri. Pembalap berusia 21 tahun itu kemudian mengambil alih pimpinan balapan pada lap terakhir.
Sayang, sesaat sebelum finis, ia terjatuh sehingga harus merelakan gelar juara raib karena gagal finis. “Balapan yang sangat dramatis dan emosional untuk saya. Pertarungan berjalan sangat ketat, beberapa kali saya harus mengalami tekanan yang tidak saya perkirakan,” ujar Adenanta.
“Saya tetap fokus untuk terus memperbaiki posisi. Sampai kemudian di lap terakhir saya bisa memimpin balapan, namun saya terjatuh dan harus kehilangan gelar juara yang sudah di depan mata,” katanya menambahkan.(*)
Sumber : bola.net






















