Batam, [GT] — Pemandangan tak biasa terjadi di Simpang KDA, Kota Batam, Rabu (11/2/2026). Bukan razia atau tilang, melainkan aksi simpatik bagi pengguna jalan yang tertib berlalu lintas.
Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri turun langsung menyapa pengendara dengan pendekatan humanis. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Optimalisasi Program Polantas Menyapa dalam rangka Operasi Keselamatan Seligi-2026, yang digelar mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB.
Pengendara yang lengkap surat-surat, menggunakan helm, sabuk pengaman, dan mematuhi rambu lalu lintas mendapat brosur keselamatan hingga cokelat sebagai bentuk apresiasi.
Aksi simpatik ini melibatkan personel gabungan Ditlantas Polda Kepri, PT Jasa Raharja Provinsi Kepri, serta Dealer PT Leo Yamaha Batam. Sejumlah pejabat Ditlantas Polda Kepri turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel mengikuti briefing yang dipimpin Dirlantas Polda Kepri KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kepri Kompol Ida Mardiana Q menekankan, pentingnya pendekatan persuasif dan edukatif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kepri, Kompol Ida Mardiana Q, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, melainkan karena sadar akan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Ketaatan berlalu lintas dapat menekan angka kecelakaan yang masih didominasi faktor kelalaian manusia,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm SNI, sabuk pengaman, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Menurutnya, pelanggaran kecil di jalan raya berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Dirlantas KBP Taufiq Lukman menekankan, selain kampanye keselamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi pentingnya kepatuhan membayar pajak kendaraan sebagai bagian dari perlindungan melalui Jasa Raharja apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Operasi Keselamatan Seligi-2026 sendiri difokuskan pada pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, melalui edukasi, himbauan, dan pendekatan humanis, tanpa mengesampingkan penegakan hukum bagi pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan,” jelasnya..
Polda Kepri berharap kegiatan semacam ini mampu menumbuhkan kepercayaan publik terhadap Polri, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di Kota Batam.(Nca)



























