Ada Yang Tidak Senang Dengan Hakim Pengadilan Agama Batam Hingga Dibacok

GARTTA
Korban pembacokan Gusnahari saat ditemui di Mapolresta Barelang Batam.(GRTT/Nug)
Share

Batam, [GT] – Kasus pembacokan Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari sedikit mencengangkan warga setempat. Korban yang dikenal ramah oleh warga sekitar mengalami peristiwa itu tak jauh dari rumahnya.

Hakim Pengadilan Agama Batam Gusnahari menerangkan, sebelum peristiwa terjadi ada yang mengirim surat ke Pengadilan Agama Batam yang berisi meminta agar dirinya diganti sebagai hakim perkara di persidangan.

Advertisement

“Memang ada yang kirim surat ke Pengadilan Agama satu pekan lalu, yang isinya meminta saya diganti sebagai hakim. Ini juga sudah menjadi bahan laporan ke polisi,” katanya, Jumat (7/3/25).

Korban cerita, dirinya juga sudah dipanggil oleh pimpinan Pengadilan atas surat tersebut. Dia mengaku siap bila diganti sebagai hakim yang biasa menyidangkan sekitar 50 perkasa per hari.

“Saya sampaikan ke pimpinan, siap mengikuti perintah dan arahan. Yang jelas setiap perkara yang disidangkan mengacu pada UU dan prosedur yang ada,” ujarnya.

Gusnahari juga menjelaskan, kesehariannya selalu menyidangkan perkara yang beragam. Ada terkait perceraian, hak asuh anak, menyangkut harta bersama serta ekonomi syariah.

“Saya sudah jelaskan ke polisi terkait masalah ada surat untuk saya diganti. Tapi saya bilang apakah ini ada hubungannya dengan itu apa gak. Yang jelas saya laporkan dulu,” tegasnya.

Atas kasus tersebut, pihak kepolisian resort kota telah mengambil langkah seperti mengumpulkan bukti dan keterangan warga serta keamanan setempat, guna mengejar para pelaku pembacokan itu.(Nca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *