Angin Segar Energi Terbarukan, Wiraraja dan GreenBank Sepakat Investasi di PSN Galang

Share

Batam, [GT] – Ada kesepakatan investasi penting dan strategis antara Wiraraja Strategix dan GreenBank Corporation dalam Paviliun Indonesia World Expo 2025 di Osaka, Jepang, dua hari lalu.

Baca : Dorong Transformasi Ekonomi, Indonesia Pamerkan PSN Kepri dan Jabar di World  Expo 2025 Osaka

Advertisement

Melalui penandatanganan Joint Venture Agreement, keduanya sepakat dalam pengembangan energi terbarukan dengan nilai investasi mencapai USD 1 Miliar berlokasi di Projek Strategis Nasional Wiraraja Green Renewabe Energy & Smart Eco Industrial Park Pulau Galang, Batam.

Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang KEK dan Pengembangan Investasi Akhmad Makruf Maulana mengatakan, PSN Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park (GESEIP) tidak terlepas dari sinergi yang erat serta dukungan moral dan kebijakan dari Kementerian Investasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh Bappenas, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terhadap proyek strategis nasional (PSN) ini,” katanya, Sabtu (23/5/25).

Baca : Kadin Soroti Tarif Resipokal Trump, Makruf: Kami Akan ke AS Mengikuti Negosiasi

Founder Wiraraja Grup ini yakin dan optimis bahwa Indonesia akan terus menjadi tujuan utama investasi global dan mampu bersaing secara kompetitif di kawasan. Masuknya investasi sebesar USD1 miliar ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari para investor, khususnya dari Jepang, terhadap arah kebijakan pembangunan nasional.

Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah menetapkan proyek kami sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Nomor 12 Tahun 2025 sampai dengan tahun 2030. Komitmen bersama ini menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan pembangunan industri hijau yang berdaya saing dan berkelanjutan,” terangnya.

Baca : Kadin Kepri Segera Rapimprov, Mencetak Talenta Pengusaha Baru Yang Inovatif

Konsul Jenderal RI Osaka, Jepang, John Tjahjanto Boestami menegaskan, pentingnya kerja sama yang dihasilkan forum ini bagi transformasi ekonomi Indonesia.

“Infrastruktur, ekonomi hijau, dan hilirisasi industri adalah inti dari strategi menuju Indonesia Emas 2045. Hari ini, kita menyaksikan evolusi penting menuju kerja sama yang lebih terdesentralisasi dan multilevel antara Indonesia dan Jepang.” jelasnya.

Baca : BP Batam Laporkan Langkah Strategis Percepatan Investasi ke Presiden Prabowo

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kepulauan Riau Joni Hendra Putra juga mengapresiasi kerjasama tersebut. Ia menyatakan, perkembangan investasi di Kepri cukup fluktuatif secara positif.

“Dengan status sebagai Free Trade Zone dan realisasi investasi pada 2024 sebesar Rp47,26 triliun, Kepulauan Riau menawarkan peluang besar, terutama di sektor energi, digital, dan kawasan industri,” terangnya.(Nca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *