Jakarta, [GT] – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Pertamina meminta seluruh SPBU di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beroperasi 24 jam.
Mulai Rabu, 3 Desember 2025, seluruh pompa bensin di wilayah tersebut diminta melayani masyarakat tanpa henti.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan memastikan kebutuhan BBM tetap terpenuhi, termasuk dengan menambah genset agar SPBU tetap dapat beroperasi.
Ia juga meminta Pertamina Patra Niaga menata kembali stok serta distribusi BBM untuk Medan dan sekitarnya. Saat ini terdapat 90 SPBU di wilayah tersebut, dan pemerintah menargetkan semuanya dapat beroperasi penuh.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa stok BBM di Medan relatif aman setelah dua kapal berhasil melakukan bongkar muat di Terminal BBM Medan.
Untuk mengurangi antrean, Pertamina menambah jumlah SPBU yang beroperasi 24 jam menjadi sekitar 60, dan jumlah ini masih dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.(*)



























