Batam, [GT] – Korban dugaan penganiayaan oleh sejumlah oknum Satpol PP Batam, Sudana Abdullah alias Cobra si penjual tisu di trafic light Laluan Madani Batam mencabut laporan polisi atas insiden tersebut sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Korban yang dikenal warga Batam setelah atraksinya viral saat menjual tisu dengan meragakan teknik bermain tongkat yang menarik. Cobra dianiaya 10 perugas gabungan Dinsos Batam saat hendak berjualan tisu di lampu merah tersebut.
Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu (26/3/2025), saat dirinya berada di sekitar Pos Polisi Lalu Lintas. Ada puluhan orang dari tim penertiban Dinsos Batam mengahampiri dan menggeretnya ke mobil patroli. Tak terima diperlakukan sebegitu, Cobra pun mempertahankan diri.
“Perlawanan saya sia-sia, mereka semakin beringas melakukan intimidasi dan pemukulan. Akibatnya saya megalami luka di bagian kaki dan tangan, serta bocor di bagian kepala,” akunya, Jumat (4/4/25) kemarin.
Cobra meminta, agar tidak kembali mengingatkan peristiwa penganiayaan tersebut. Lantaran Ia sudah memaafkan para pelaku dan juga telah mencabut Laporan Polisi beberapa waktu lalu.
“Laporan itu untuk memberi efek saja, agar kejadian serupa tidak terulang kepada orang lain yang mengadu nasib di jalan, tapi sudah dicabut dan saya maafkan mereka bang. Nasihat ibu membuat saya luluh untuk memberi maaf,” ujaarnya.
Cobra sedikit cerita, awal ibunya menasehati dengan menanyakan tentang perasaannya saat ditinggalkan mendiang sang ayah. Perkataan itu membekas hingga mendorongnya resmi mendatangi Polresta untuk mencabut laporan.
“Ibu bertanya ke saya tentang bagaimana perasaan saya saat ayah meninggal. Beliau juga menanyakan bagaimana nanti perasaan istri dan anak yang saya laporkan walau mereka telah menganiaya saya,” kenangnya.
Diakuinya, proses perdamaian tak lepas dari peran mantan Kapolda Kepri Irjen Pol (P) Yan Fitri H yang mendampinginya datang ke Mapolreara Barelang. Sosok Putra Daerah Kepri tersebut diucap Cobra, sebagai panutanya lantaran kebaikan dan kepedulianya.
“Karena saya mau semuanya berjalan secara terbuka bang, untuk itu saat pencabutan laporan saya pribadi sempat mendatangi pak Yan dan meminta bantuan untuk mendampingi saya ke kantor polisi,” tuturnya.(Kmp)



























