Malaysia Masih Jadi Negara Favorit Turis se Asia Tenggara

Turis saat mengunjungi Petronas Towel Kuala Lumpur, Malaysia.(GRTT/Nug)
Share

Jakarta, [GT] – Malaysia ternyata melesat jauh sebagai negara dengan kunjungan wisatawan terbanyak se Asean dengan 26,1 juta kunjungan turis. Sedangkan Thailand yang digadang-gadang sebagai destinasi favorit harus puas di posisi kedua dengan 24,6 juta kunjungan.

Meski negeri jiran tersebut, sempat terseok jumlah kunjungan wisata akibat Pandemi Covid 19, namun kini negara islam ini kembali menempati posisi puncak tujuan wisatawan se Asia Tenggara dengan jumlah tertinggi selama 2023.

Advertisement

Dilansir dari detik.com, Minggu (25/2/24), Malaysia mencatat 26,1 juta turis telah datang antara bulan Januari-November 2023. Ini menjadikan Thailand sebagai negara yang paling banyak menerima turis di antara negara ASEAN lainnya.

Thailand berada di urutan kedua dengan jumlah 24,6 juta turis pada periode yang sama. Singapura berada di bawah Thailand dengan jumlah 12,4 turis yang diikuti oleh Vietnam dengan data 11,2 juta turis.

Indonesia mesti puas dengan masuk dalam kelompok negara dengan kategori kurang dari 10 juta turis. Tak sendirian, Indonesia ditemani oleh Filipina dan Kamboja.

Pada akhir November, Filipina hanya mencatat 4,6 juta turis dan Kamboja 4,4 juta. Sementara itu, Indonesia hanya sedikit lagi untuk dapat menyaingi Vietnam, yaitu 9,5 juta turis.

Mulai 1 Desember, Malaysia mengizinkan perjalanan bebas visa selama 30 hari bagi turis China dan India. Kebijakan ini serupa dengan yang dilakukan oleh Thailand.

Namun Thailand tak bisa memberikan menjadi pilihan karena adanya rumor penculikan turis yang tersiar dari film No More Bet. Warga China sempat gempar dan memilih untuk tidak liburan ke sana.

Menteri Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Malaysia Datuk Seri Tiong King Sing berharap kedatangan turis akan terus meningkat menyusul penerapan pembebasan visa tersebut.

Pada tahun 2019, Malaysia mencatat 26,1 juta pengunjung internasional sebelum kehilangan 83,4% di masa pandemi, yaitu tahun 2020. Tahun berikutnya, jumlah turis menjadi 130.000 kedatangan. Barulah pada tahun 2022, Malaysia tersenyum karena kedatangan meningkat menjadi 10,1 juta turis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *