Operasi Besar di Batam, Polisi Kerahkan 5 Anjing K9 Geledah Sejumlah Gudang Ekspedisi

Share

Batam, [GT] – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau menggelar razia besar-besaran di sejumlah kantor ekspedisi di Kota Batam, Rabu (29/10/25).

Razia dilakukan sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang diduga dikirim melalui jasa ekspedisi.

Advertisement

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini melibatkan puluhan personel lintas satuan, di antaranya 30 anggota Ditresnarkoba, 14 personel K-9 Ditsamapta beserta lima ekor anjing pelacak, 3 personel Biddokkes, 2 personel Bidpropam, serta tim dokumentasi dari Bidhumas Polda Kepri.

Adapun lokasi razia difokuskan di dua titik utama, yaitu Kantor J&T Simpang Bandara Hang Nadim Batam Center dan Kantor JNE Kawasan Sarana Industrial Point Batam Center.
Tim gabungan memeriksa satu per satu paket pengiriman menggunakan anjing pelacak untuk mendeteksi kemungkinan adanya narkotika yang disamarkan dalam kiriman barang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelaku maupun barang bukti narkoba dalam kegiatan kali ini.
Meski demikian, petugas menemukan sejumlah kendala di lapangan, seperti banyaknya tumpukan paket yang menyulitkan proses pemeriksaan dan belum tersedianya alat X-ray di kantor ekspedisi.

“Perlu dilakukan pelatihan penciuman secara rutin terhadap satwa K-9 agar kemampuan pelacakan terus optimal,” ujarnya dalam laporan resmi.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.
Polisi memastikan razia serupa akan terus digelar secara berkala untuk menekan potensi penyelundupan narkoba melalui jalur pengiriman barang di Kota Batam yang dikenal sebagai salah satu pintu masuk utama dari luar negeri, termasuk Malaysia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *