Majalengka, [GT] – Kasus PMI tewas di Kamboja kembali menyita perhatian publik. Kali ini, seorang pekerja migran Indonesia asal Majalengka, Deri (25), dilaporkan meninggal dunia secara tragis saat berada di Kamboja.
Korban yang berasal dari Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, itu diduga menjadi korban kekerasan saat berusaha melarikan diri dari tempat kerjanya. Informasi yang beredar menyebut, PMI asal Majalengka tewas di Kamboja setelah sempat dikejar dan diancam oleh rekan kerjanya sendiri.
Sebelum ditemukan meninggal, Deri diketahui sempat menghubungi keluarganya. Dalam percakapan terakhir itu, ia mengaku sedang dalam pelarian dan takut dibunuh.
Kabar duka tersebut diterima keluarga dari seorang rekan kerja korban bernama Budi. Dari informasi yang diterima, Deri ditemukan tewas di pinggir jalan dengan kondisi mengenaskan.
Keluarga menyebut, Deri berangkat menjadi pekerja migran Indonesia di Kamboja demi membantu perekonomian keluarga. Ia juga disebut memiliki cita-cita menyekolahkan adiknya ke pesantren.
Sebelum tiba di Kamboja, Deri diketahui sempat singgah di Malaysia dan Vietnam. Sesampainya di sana, ia bekerja di sebuah barber dan tinggal di asrama bersama sesama warga negara Indonesia.
Hingga kini, kronologi PMI tewas di Kamboja tersebut masih menjadi sorotan publik. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kematian korban. Dugaan pembunuhan pun membuat kasus ini viral dan menuai desakan agar segera diusut tuntas.(*)



























