Batam, [GT] – Ribuan pelajar dan guru dari berbagai jenjang pendidikan memadati kawasan depan Kantor Wali Kota Batam hingga Gedung DPRD Kota Batam, Minggu (21/6/2026) pagi.
Mereka mengikuti demo yang bertajuk ‘pawai akbar’ sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.
Meski digelar pada hari libur, peserta mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB. Para siswa mengenakan seragam sekolah masing-masing dan membawa berbagai poster serta spanduk berisi dukungan terhadap program yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut.
Sejumlah poster berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas pelaksanaan program MBG. Tak sedikit pula yang memuat pesan tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah demi mendukung proses belajar yang lebih optimal.
Suasana pawai berlangsung meriah. Sepanjang perjalanan, ribuan peserta meneriakkan yel-yel dukungan yang dipandu dari kendaraan komando.
“Program MBG sangat bermanfaat, jadi mari kita dukung,” seru salah seorang orator yang langsung disambut antusias para peserta.
Dalam orasinya, peserta juga menyuarakan dukungan terhadap proses penegakan hukum terkait dugaan penyimpangan dalam tata kelola program MBG. Namun mereka menilai persoalan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“MBG yes, yes, yes,” teriak peserta secara serempak.
Di tengah semarak kegiatan, sejumlah pelajar mengaku mengikuti pawai berdasarkan arahan dari sekolah masing-masing. Seorang siswa SMP bahkan mengungkapkan dirinya harus bangun lebih pagi untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Belum sarapan dan masih ngantuk,” ujarnya sambil tersenyum.
Para peserta diketahui datang menggunakan bus sekolah maupun kendaraan yang disiapkan masing-masing satuan pendidikan. Aparat keamanan bersama petugas instansi terkait turut melakukan pengawalan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan pawai tersebut merupakan bentuk aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya para orang tua yang menginginkan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan.
“Kami melaksanakan kegiatan pawai MBG sebagai tindak lanjut atas masukan dan keluhan dari orang tua murid. Kita mengetahui beberapa waktu lalu program ini sempat tersendat atau dihentikan sementara karena suatu hal,” kata Hendri.
Menurutnya, persoalan tata kelola yang muncul harus dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan program ke depan semakin baik, bukan justru menghentikan manfaat yang telah dirasakan peserta didik.
“Terkait tata kelola yang mungkin salah urus dan lain sebagainya, silakan diperbaiki untuk ke depan lebih baik. Namun program ini sangat bermanfaat dan sangat berguna bagi anak-anak kita yang bersekolah,” ujarnya.
Hendri menambahkan, pihaknya melihat secara langsung dampak positif program tersebut terhadap aktivitas belajar siswa di sekolah.
Pawai berlangsung hingga siang hari dengan pengawalan petugas. Ribuan peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Batam.
Di sisi lain, pemerintah mengimbau seluruh pihak untuk tidak mempolitisasi kebutuhan dasar anak-anak. Dukungan terhadap program peningkatan gizi harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat, transparansi pengelolaan anggaran, serta evaluasi berkelanjutan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh siswa dan berjalan sesuai tujuan yang diharapkan.(Nca)



























