Tangis Kakek usai Cucunya Jadi Korban Tewas di Insiden Tabrakan KRL Bekasi, Sempat Beri Pesan: 10 Menit Lagi Sampai Cibitung

Mengintip kisah pilu korban meninggal dunia di insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. (Instagram.com/@gita.2705 - @halokrw)
Share

Bekasi, [GT] – Sebanyak 15 jenazah korban kecelakaan antara KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, kini telah teridentifikasi di sejumlah rumah sakit (RS) Bekasi dan Jakarta, pada Rabu, 29 April 2026.

Salah satunya, Gita Septia Wardani, seorang mahasiswi di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terkonfirmasi menjadi salah satu korban kecelakaan dalam KRL tersebut.

Advertisement

“Turut berduka cita atas berpulangnya mahasiswi kami dalam tragedi KRL Bekasi Timur,” tulis postingan Instagram resmi UBSI, @humas.ubsi pada Rabu, 29 April 2026.

Peristiwa kecelakaan yang dialami Gita Septia, kian terasa pilu usai terungkap percakapan terakhir korban bersama keluarga maupun teman-temannya.

Dalam percakapan itu, terdapat pesan terakhir korban kepada orang tuanya hingga tersirat tentang mimpi korban semasa hidupnya. Berikut ini kisahnya.

10 Menit Lagi Sampai Cibitung

Kakek korban, Rajihun (63) menuturkan adanya pesan WhatsApp (WA) dari korban usai sempat mencari keberadaan cucu kesayangannya di RSUD Kota Bekasi, pada Selasa, 28 April 2026.

“10 menit lagi sampai Cibitung,” kata Rajihun menuturkan pesan terakhir korban kepada orang tuanya.

Saat itu, Rajihun mengatakan ayah Gita telah menunggu di Stasiun Cibitung.

Namun, Gita yang pulang dari kuliahnya justru tidak kunjung datang hingga tak bisa dihubungi.

“Tapi setelah bapaknya jemput di Stasiun Cibitung, ternyata KRL (yang ditumpangi korban) alami kecelakaan,” ungkap Rajihun.

Sang Pendukung Setia Liverpool

Secara terpisah, terlihat sebuah postingan akun Threads @aripopini pada Rabu, 29 April 2026, yang menunjukkan adanya dugaan chat terakhir Gita kepada teman-temannya.

Dalam penuturannya, pengunggah menyebut sosok korban dikenal hangat dan selalu ceria.

Terlebih, teman-temannya menyebut Gita sebagai pendukung setia klub sepak bola asal Inggris, Liverpool.

“Gita itu orangnya hangat, asik, dan selalu ceria. dia pendukung setia Liverpool. Tak pernah melewatkan tatkala The Reds memainkan laganya,” tulis postingan tersebut.

Mimpi Plesiran ke Swiss-Jepang

Tampak dalam sebuah tangkapan layar chat, Gita juga diduga pernah menyiratkan mimpinya kepada teman terdekatnya.

Dalam penuturannya, Gita saat itu berharap suatu saat dapat plesiran atau berlibur ke luar negeri.

Salah satunya, untuk menonton langsung pertandingan Liverpool di Anfield Stadium.

“Aku masih mau hidup kok, masih pengen jalan-jalan ke Anfield, nonton Liverpool di sana,” ungkapnya.

“Pengen nonton MotoGP langsung di Swiss, pengen nonton konser KPOP di Jepang,” tambah Gita.

Pada akhirnya, tidak sedikit warganet yang merasa tersentuh dengan mimpi yang pernah dituliskan Gita, meski kini tinggal kenangan.

“Terlalu muda dan juga tiba-tiba. Apapun itu, selamat jalan Gita. You’ll Never Walk Alone dan surga menantimu,” tutup postingan tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *