Bangkok, [GT] — Negeri Gajah Putih tengah bersiap melangkah ke babak baru dalam dunia pariwisatanya. Pemerintah Thailand kini tengah menggodok rencana penerapan travel fee sebesar 300 baht atau sekitar Rp153 ribu bagi setiap wisatawan mancanegara yang datang berkunjung.
Kebijakan ini bukan sekadar pungutan tambahan, melainkan upaya menciptakan pengalaman wisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Atthakorn Sirilatthayakorn, mengungkapkan bahwa keputusan ini sebenarnya telah lama dibahas, namun baru kini akan ditinjau kembali secara serius dalam empat bulan ke depan.
Menurutnya, dana yang terkumpul dari biaya perjalanan ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan wisatawan, serta mengembangkan infrastruktur dan layanan pariwisata di seluruh penjuru Thailand.
Mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan di destinasi terpencil, perbaikan jalur transportasi menuju pulau-pulau eksotis, hingga sistem tanggap darurat yang lebih efisien bagi wisatawan.
“Kami ingin wisatawan tahu bahwa uang mereka digunakan untuk mereka juga,” ujar Atthakorn. “Ini bukan tentang menambah beban, tapi tentang memberi kembali kepada orang-orang yang datang untuk menikmati keindahan negara kami.”
Dengan langkah ini, Thailand ingin menegaskan posisinya bukan hanya sebagai tujuan wisata murah, tetapi juga destinasi yang peduli terhadap kenyamanan dan keamanan setiap pelancong.
Jika rencana ini benar-benar disahkan, maka para wisatawan yang hendak menikmati senyum khas orang Thailand, kuil megah, dan pantai tropisnya, akan berkontribusi langsung dalam menjaga pesona negeri tersebut tetap lestari.(dtk)



























