Viral!, Video Pendek Isu Dugaan Kekerasan di Kantor BC Batam Berbuntut Panjang

Kepala Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah saat konfrensi pers kasus narkoba.(GRTT/Nug)
Share

Batam, [GT] – Sebuah rekaman CCTV berdurasi singkat tiba-tiba menyeruak ke ruang publik dan memantik perbincangan luas yang berbuntut panjang.

Video tersebut diduga merekam momen terjadinya tindakan kekerasan di lingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam.

Advertisement

Video yang kini beredar di media sosial itu disebut merekam insiden yang melibatkan seorang pejabat dan bawahannya. Korban diketahui berinisial RI, yang menurut sumber merupakan anggota penyidik internal di BC Batam.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu, 27 November 2025, sekitar pukul 09.11 WIB, di dalam area kantor. Pascakejadian, korban dikabarkan telah menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari penanganan awal.

“Kejadiannya pagi hari, sekitar jam sembilan lewat. Setelah itu korban visum,” ungkap sumber kepada media ini, Rabu (17/12/25).

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala BC Batam, Zaky Firmansyah, menjawab singkat isu itu setelah disebut-sebut sebagai pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Hingga kini, tudingan narasi dan komentar dalam video tersebut masih menjadi isu panas.

“Tidak seperti pemberitaan yang beredar, nanti siang kita klarifikasi resmi,” singkat Zaky.

Rekaman CCTV yang beredar dengan durasi sekitar 1 menit 26 detik itu memperlihatkan situasi yang memunculkan dugaan adanya tindakan fisik. Video tersebut menjadi bahan perbincangan publik sekaligus memunculkan tanda tanya besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding kantor instansi negara tersebut.

Upaya konfirmasi Humas BC Batam, Mujiono, mengaku belum menerima laporan atau informasi terkait dugaan insiden tersebut.

“Saya belum tahu soal itu. Dari mana informasinya?” ujarnya singkat saat dihubungi wartawan.

Namun, saat dimintai klarifikasi lanjutan mengenai video CCTV yang telah beredar luas, pihak humas tidak lagi memberikan respons hingga berita ini diturunkan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Bea dan Cukai maupun aparat penegak hukum terkait keaslian dan konteks rekaman CCTV tersebut.

Media ini masih membuka ruang klarifikasi dan akan terus menelusuri fakta guna menghadirkan informasi yang utuh dan berimbang kepada publik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *