Batam, [GT] – Pertamina memastikan tahap sosialisasi program QR Code untuk pembelian BBM subsidi jenis Pertalite di Kota Batam, Kepulauan Riau, terus berjalan hingga 30 Agustus 2024.
Area Manager Communication, Relation and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Susanto August Satria mengatakan, program ini merupakan upaya Pertamina untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran.
Selain itu, kata dia, dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penjualan bahan bakar serta memanfaatkan teknologi digital dalam transaksi harian untuk memantau distribusi.
“Tentu manfaatnya dari program ini untuk memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat yang berhak untuk kebutuhan. Program ini juga bertujuan untuk meminimalisir penyelewengan BBM dan memastikan subsidi tepat sasaran,” katanya, Senin (29/7/24) di Batam.
Pertamina Patra Niaga, hingga kini telah mencatat sekitar 28.244 kendaraan di Kepulauan Riau yang terdaftar untuk mendapatkan pertalite bersubsidi. Di Kepri ada 53 posko yang melayani pelanggan apabila kesulitan dalam mendaftar, untuk Batam terdapat 37 posko.
Satria menjelaskan, saat ini di Kepri sudah terdapat 168 ribu kendaraan yang menunggu verifikasi, dan belum ada kendaraan yang ditolak. Program ini, diakuinya, sangat memudahkan membantu untuk mengawasi distribusi BBM subsidi tepat sasaran.
Disamping itu, Sementara itu Sales Branch Manager Rayon II Area Kepri, Gilang Hisyam menerangkan, wilayah Sumbagut yang pertama sudah melaksanakan QR Code untuk Pertalite yakni Provinsi Aceh.
“Sedangkan gelombang ke dua masa sosialisasi yang kita lakukan sekarang itu di wilayah Kepri, hingga akhir bulan Agustus ini. Selanjutnya akan menyusul di 3 provinsi lainnya, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Riau,” ujarnyan.
Pendaftaran bisa dilakukan di mana saja melalui aplikasi My Pertamina atau mengakses https://subsiditepat.mypertamina.id/login. Kalau ada kendala masyarakat dapat menghubungi call center 135, atau datang langsung ke booth program subsidi tepat sasaran yang ada di SPBU Pertamina,” kata dia, Senin 29 Juli 2024.(*)



























