Batam, [GT] – Kasus meninggalnya Dewi Sartika Sitinjak, pasien yang sebelumnya menjalani operasi ambeien di salah satu rumah sakit di Batam, memasuki babak baru. Jenazah perempuan tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri, Senin (10/8/26), untuk menjalani otopsi.
Langkah itu ditempuh keluarga untuk mencari kepastian mengenai penyebab kematian Dewi, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.
Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing, mengatakan keputusan otopsi telah disepakati keluarga dan diharapkan dapat mengungkap fakta medis secara objektif.
“Hari ini kita akan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengadakan otopsi,” ujar Jendris di RS Awal Bros, Botania.
Menurut Jendris, keluarga masih mempertanyakan sejumlah kondisi yang terjadi selama Dewi menjalani perawatan. Persoalan tersebut kemudian dibawa ke jalur hukum dengan laporan ke Polresta Barelang terkait dugaan kelalaian dalam penanganan medis.
Pihak rumah sakit sebelumnya disebut menyatakan seluruh tindakan medis terhadap Dewi telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Namun, keluarga mengaku masih menemukan sejumlah hal yang dinilai janggal dan berharap proses hukum dapat memberikan kejelasan.
Sementara itu, pihak RS Awal Bros belum memberikan keterangan langsung kepada wartawan. Sekuriti rumah sakit menyebut manajemen belum bersedia menerima wawancara.
Usai proses otopsi, jenazah Dewi rencananya dibawa keluarga ke Pulau Samosir, Sumatera Utara, untuk dimakamkan.
Kini, hasil otopsi menjadi salah satu hal yang dinantikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Dewi sekaligus menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.(Dik)



























