Kader DPD PDIP Kepri Siaga Kawal Suara Caleg dan Capres Ganjar-Mahfud di 9 PPK

Share

Batam, [GT] – DPD PDI Perjuangan meminta seluruh kader dan simpatisan, untuk fokus mengawal perolehan suara Caleg dan Capres 03 Ganjar-Mahfud dari mulai TPS hingga ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ketua DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau, Soerya Respationo mengatakan, pengawalan perolehan suara dari kader maupun Capres yang diusung oleh PDIP di Kepri sangat penting hingga proses rekapitulasi oleh KPU Daerah.

Advertisement

“Kita bagi menjadi 9 kelompok, yang masing-masing kelompok akan fokus di seluruh PPK. Total ada 9 PPK yang harus dikawal. Perhatikan suara Capres, serta suara Partai jangan sampai dicurangi,” jelasnya, dalam apel siaga di Kantor DPC PDI-P, Kamis (22/2/2024).

Romo sapaan Pria berkumis tebal ini, juga menegaskan hal yang perlu dilakukan guna menindaklanjuti adanya temuan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh beberapa oknum caleg dari parpol untuk tingkat DPR RI, serta dugaan kecurangan untuk meningkatkan suara Partai.

“Kenapa kita lakukan ini, karena kita sudah temukan bukti dugaan jual beli suara. Yang akan digunakan untuk kepentingan caleg pribadi, serta untuk menaikkan suara partai tertentu. Buktinya ada di saya, dan bukan sedikit tapi banyak. Sampai handphone saya ini tidak kuat untuk menampung datanya,” tegas Soerya.

Romo menyebutkan, disinyalir adanya tindakan-tindakan kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum partai tertentu ini. Dikarenakan sikap diam yang hingga saat ini masih ditunjukkan oleh PDI Perjuangan.

PDIP sendiri, kata Dia, mengambil sikap diam membuat beberapa pihak terlihat meremehkan Partai berlambang Banteng bermoncong putih ini.

“Selama ini kita diam, hal ini membuat kita diinjak-injak oleh yang lain. Mulai hari ini saya akan hibahkan diri saya, untuk kita sama-sama turun ke lapangan dan mengawasi perolehan suara Partai terutama suara paslon Gama,” tegasnya.

Mantqn Wakil Gubernur Kepri ini juga mengkritisi adanya kebijakan yang dilakukan oleh beberapa institusi demi memenangkan salah satu calon di masa Pemilu 2024.

Dimana para pemimpin institusi itu, dengan tegas mengarahkan seluruh pegawai guna mencoblos paslon dan caleg tertentu.

“Kita memiliki buktinya, silahkan tantang saya dan akan saya buka semua ke publik. Hal ini dilakukan mulai dari sosialisasi, pencoblosan, hingga sekarang penghitungan suara,” tandasnya.(Lur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *