DAERAH  

Kota Batam Memanas Gegara Buruknya Pelayanan Air Bersih

GARTTA
Aksi baku pukul warga dengan pengamanan pabrik di Tanjung Uncang, Batam.(Ist)
Share

Batam, [GT] – Ratusan warga Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam, melakukan blokade jalan gara-gara buruknya pelayanan pasokan air bersih ditempat tinggalnya tidak lancar, Rabu (18/9/24) pagi.

BacaDemo Mahasiswa di Batam, Suarakan Darurat Demokrasi dan Menolak “Raja Jawa”

Advertisement

Aksi warga tersebut mengakibatkan jalan raya ke arah lokasi berbagai perusahaan galangan kapal dan sekitarnya macet. Warga yang tidak puas, dikabarkan melakukan sweeping ke perusahaan hingga terjadi ketegangan dengan pihak pengamanan.

GARTTA
Tangkapan layar video aksi saling bukul warga dengan pihak kemanan perusahaan di Tanjung Uncang.(Ist)

Menjelang siang, jumlah ribuan masa aksi terlihat bergerak ke Kantor Badan Pengusahaan Batam untuk menuntut pasokan air bersih di daerah Tanjung Uncang, Batam. Sejumlah baliho berukuran besar terlihat dirusak olah masa yang terlanjur emosi.

BacaTerima Perwakilan Pendemo, BP Batam Dengarkan Aduan Aliran Air

Beragam video yang melihatkan aksi saling pukul antara warga dengan pihak perusahaan disekitar lokasi blokade jalan viral. Dalam video yang diterima Gartta.com, terlihat ratusan warga merangsek masuk ke perusahaan dan mendapat perlawanan dari pihak pengamanan pabrik.

Masa yang tidak puas melanjutkan aksi demonstrasi di depan Kantor BP Batam dengan membawa atribut bendera dan sepanduk. Protes warga mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian dengan mengarahkan kawat berduri beserta kendaraan taktis.

BacaAliansi Mahasiswa Batam Demo Depan Kantor DPRD, Ini Tuntutan Masa

Dari pengeras suara terdengan orasi oleh warga diatas kendaraan. Warga protes ditempat tinggalnya telah mengalami maslah air bersih sejak 10 tahun lalu. Pengelola pelayanan air bersih dinilai setengah hati mengadirkan solusi.

“Keluar bapak pembangunan, dengar keluhan kami masyarakat Tanjung Uncang memintah pemenuhan hak kebutuhan dasar berupa air bersih terpenuhi,” kata orator.

Hingga ini, terpantau konsentrasi massa masih berada di depan kantor BP Batam. Mereka menuntut Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam untuk menemui mereka dangan mendengar keluhan.(Gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *