Polisi Himbau Warga Hati-hati Melintasi Shotlink-UIB saat Weekend

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang Batam Iptu Yelvis saat di lokasi.(GRTT/Nug)
Share

Batam, [GT] – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang Batam menghimbau pengendara atau masyarakat Kota Batam, Kepri, yang ingin melintas di Jalan Gajah Mada, tepatnya di Shotlink-UIB arah Nagoya-Batam Kota untuk berhati-hati.

Sebab, di sekitar jalan tersebut tengah ada pengerjaan proyek Fly Over Sei Ladi oleh BP Batam yang telah resmi dimulai. Akibatnya pada waktu tertentu di ruas jalan itu akan terjadi kepadatan kendaraan yang menghambat arus lalu lintas.

Advertisement

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang Batam Iptu Yelvis O mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan disejumlah titik kepadatan arus lalu lintas di lokasi ini. Untuk mengurai kemacetan pada waktu tertentu.

“Ada pengalihan arus lalu lintas di depan Kampus UIB yang menuju arah Simpang Laluan Madani. Dari trafick light lajur lama dialihkan menuju lajur baru yang telah disiapkan oleh kontraktor,” katanya, belum lama ini.

Pantauan dilapangan, Sabtu (16/3/24), arus lalu lintas dilokasi ini sedikit padat meski tidak terjadi kemacetan kendaraan. Untuk arah Baloi ke Tiban pengendara diarahkan menggunakan lajur lama, sementara arah sebaliknya masih menggunakan lajur lama.

“Karena lajur lama arah laluan madani akan terkena dampak pengerjaan fly over hingga ke SPBU coco tak jauh dari simpang trafick light tersebut. Petugas juga disiagkan sekitar 8 orang personil pada waktu tertentu, untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas,” ujar Yelvis.

Rencananya pembangunan fly over Sei Ladi ini akan berjalan selama 10 bulan ke depan jembatan Fly Over dibangun untuk mengurai kemacetan dan mendukung infrastruktur yang memadai.

“Hari ini Pengeboran failing dengan cara adat telah dilakukan dan kita sqksikan bersama. Penyiapan infrastuktur ini juga untuk mendukung investasi dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Kepala BP Batam M Rudi dilokasi..

Rudi menyebutkan, Fly Over yang dibangun ini merupakan yang ke dua milik BP Batam. Pembagunan infrastruktur seperti ini akan terus digenjot untuk mendukung Batam menjadi kota baru. Sehingga Infrastruktur meningkat perekonomian juga terus malaju.

“Gunanya fly over ini untuk mengurai kemacetan kendaraan dari arah Sekupang menuju Batam Kota dan sebaliknya. Nantinya pembangunan secara bertahap akan meminimalisir kepadaran arus kendaraan dari arah Lubuk Baja menuju Sekupang dan juga sebaliknya,” harapnya.

Pada tahap awal pembangunan, Rudi merinci, akan menelan anggaran sebesar Rp 132 miliar. Sentara untuk pengerjaan proyek tahap dua akan menelan biaya Rp 692 miliar. Pengerjaan telah dimulai dan akan terus menunjukan progresnya.(Gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *