Batam, [GT] – Promo umrah murah “Beli 4 Gratis 1” yang ditawarkan PT Altin Tour and Travel (Altintur) diduga berujung penipuan. Niat beribadah ke Tanah Suci justru berubah menjadi mimpi buruk.
Seorang calon jemaah umrah asal Batam, Amnah Fitriah Mona, melaporkan travel tersebut ke Polsek Batam Kota setelah gagal berangkat dan mengalami kerugian Rp100 juta.
Kasus bermula Juli 2025 saat korban menerima promo melalui broadcast WhatsApp. Korban kemudian mentransfer biaya umrah ke rekening pribadi pemilik travel, bukan rekening perusahaan, dengan alasan teknis dari pihak Altintur.
Keanehan muncul jelang keberangkatan. Fasilitas umrah tidak lengkap, jadwal tidak jelas, hingga akhirnya korban mendapat informasi puluhan jemaah lain juga gagal diberangkatkan sejak November 2025. Sejak itu, pemilik travel tak bisa dihubungi dan grup komunikasi diduga dikendalikan sepihak.
Dugaan korban Altintur disebut tidak hanya dari Batam, tetapi juga Tanjungpinang, Dabo Singkep, Uban, hingga daerah lain di Kepri, dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan umrah tersebut. Laporan korban juga sudah diterima untuk ditindaklanjuti.
“Saat ini perkara masih dalam tahap penyelidikan dan perkembangan akan disampaikan melalui SP2HP,” singkatnya.(Fer)



























