Dorong Perekonomian, BI Catat Pengguna QRIS di Kepri Terus Meningkat

GARTTA
Kepala BI Kepri Rony saat bertemu awak media di Batam.(GRTT/Nug)
Share

Batam, [GT] – Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan transaksi menggunakan QRIS semangkin positif. Transaksi non tunai dengan sejumlah kemudahan tersebut semangkin diminati masyarakat.

Dari sisi digitalisasi pembayaran, sepanjang 2024, di Provinsi Kepulauan Riau terdapat penambahan pengguna baru QRIS sebanyak 111.070 pengguna, dengan tambahan volume transaksi mencapai 33.935.396 transaksi.

Advertisement

Kepala BI Kepri Rony Widijarto mengatakan, jumlah merchant QRIS juga terus bertumbuh dengan adanya 72.341 merchant baru, yang mayoritas tersebar di Kota Batam.

Secara keseluruhan, hingga Desember 2024, total merchant QRIS di Kepulauan Riau telah mencapai 579.244 merchant. “Pertumbuhan ini mencerminkan semakin luasnya adopsi QRIS sebagai solusi pembayaran digital yang efisien bagi masyarakat dan pelaku usaha,” katanya, dua hari lalu di Batam.

Rony menegaskan, bahwa untuk mendorong pariwisata serta mempermudah transaksi wisatawan, Bank Indonesia mendorong implementasi QRIS cross-border sebagai solusi pembayaran yang praktis dan efisien.

“Perekonomian Kepri pada tahun 2025 diprakirakan akan tumbuh pada range 4,8% 5,6% (yoy) dengan inflasi yang terjaga dilevel 2,5±1 persen,” ujarnya.

Rony juga menyampaikan pentingnya peran UMKM dan digitalisasi sistem pembayaran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kepri. Disisi lain, Rony juga menghimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak terutama menjelang HBKN.(Nca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *