Batam, [GT] – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) / Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang memanfaatkan celah di daerah perbatasan untuk mengirim pekerja secara ilegal ke luar negeri, Senin (9/12/24).
Ia meminta kepada masyarakat juga untuk mengawasi praktik tersebut yang kian hari modusnya semakin beragam. Karding juga memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan institusi penegak hukum seperti Kepolisian, TNI dan APH lainnya.
“Bila ada data para pemain atau mafia dibalik pengiriman PMI no prosedural silahkan kasih ke kami. Akan saya tindaklanjuti,” katanya, saat berkunjung ke Batam, Kepri, dua hari lalu.
Baca : Sebanyak 23 PMI Ilegal Ditipu Bekerja Keluar Negeri, Menteri PMI: Korban Kurang Pemahaman TPPO
Karding juga memberi pesan tegas kepada oknum pemain PMI ilegal untuk segera menghentikan praktik tersebut, karena pihaknya akan dengan serius melakukan penindakan hukum secara terukur.
“Masalah utamanya adalah kota Batam dijadikan sebagai transit, bukan daerah asal para calon PMI ilegal. Ditambah dengan dugaan adanya oknum yang terlibat praktik tersebut,” ujarnya.
Baca : Tersangka AP, ‘Ratu’ PMI Ilegal di Batam Ternyata Residivis Kambuhan Kasus Serupa
Pelabuhan resmi di Batam menjadi sarang penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural. Hanya sebagian kecil pekerja diselundupkan melalu jalur belakang atau pelabuhan tikus.
Hal itu terungkap setelah penindakan beberapa kasus PMI ilegal yang mana ada oknum yang berperan memasukan pekerja migran ke dalam kapal untuk bekerja di luar negeri secara ilegal.
Baca : Polda Kepri Bongkar Praktik TPPO di Batam, 1 ASN BP Diduga Terlibat Peyelundupan PMI Ilegal
Namun, polisi belum mendapatkan informasi jumlah pekerja migran yang berhasil diselundupan pelaku setiap harinya di Pelabuhan Internasional Batam Center.
Menurut Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri Kombes Imam Riyadi dari data yang ada mayoritas penyelundupan PMI non prosedural ini banyak dilakukan melalui pelabuhan resmi, salah satunya Pelabuhan Internasional Batam Center dan Harbourbay Batam.(Ody)



























